Showing posts with label Premiere League. Show all posts
Showing posts with label Premiere League. Show all posts

Thursday, March 19, 2009

Liga Inggris Pekan Ini, The Blues & The Reds Memburu Red Devils


AFP/Andrew Yates
Jakarta - Manchester United mencoba bangkit usai dipermalukan Liverpool dengan menyambangi Fulham yang belum pernah menang atas mereka sejak tahun 2003. Sementara Liverpool dan Chelsea juga terus berupaya memendekkan jarak.

Pekan lalu MU sang juara bertahan dipermalukan di kandang sendiri. Di kandang sendiri, mereka dihantam 'Si Merah' dengan skor telak 1-4.

Dengan bayang-bayang tak mengenakkan tersebut, MU akan berusaha kembali ke jalur kemenangan sekaligus menambah rentang jarak dengan Liverpool dan Chelsea yang kini tinggal empat poin saja, meski MU punya satu laga lebih banyak.

Akhir pekan ini, Craven Cottage markas Fulham akan jadi saksi apakah MU akan bisa langsung bangkit dari hasil buruk yang baru mereka derita, atau malah tergelincir lagi.

Beruntung buat MU, catatan mereka atas Fulham terbilang positif. Ryan Giggs cs belum pernah kalah lagi dari Fulham sejak ditekuk 1-3 pada 25 Oktober 2003.

Dari tiga pertemuan terakhir dengan Fulham di Liga Primer, dalam data head to head Soccerbase, MU bahkan selalu menang dengan total gol delapan biji, tanpa pernah sekalipun kebobolan.

Meski demikian, sepakbola kerap menghadirkan kejutan. Jika MU lantas jadi korban kejutan itu, Chelsea dan Liverpool siap memanfaatkan.

Chelsea akan menjalani derby London kontra Tottenham Hotspur di White Hart Lane. Ini bukan laga mudah buat 'Si Biru' karena hanya mereka-lah klub London yang belum pernah memenangi derby ibukota musim ini, sebagaimana dicatat Eurosport.

Akan tetapi, statistik juga kurang berpihak kepada Spurs, yang mana cuma bisa sekali memenangi 33 pertemuan terakhirnya dengan Chelsea.

Sudah begitu, faktor Guus Hiddink di Chelsea jadi aspek penting lain. 'The Blues' berhasil memborong kemenangan di empat partai Liga Primer-nya di bawah penanganan Hiddink.

Sementara itu, Liverpool yang raihan angkanya setara Chelsea juga akan menjalani laga tak kalah sengit. Mereka akan menjamu Aston Villa yang tengah berusaha lolos ke Liga Champions dengan menempati posisi empat klasemen akhir.

Di atas kertas, statistik lebih berpihak kepada Liverpool. 'Si Merah' yang nanti jadi tuan rumah dicatat belum pernah kalah dalam 25 partai Liga Primernya di Anfield. Villa sendiri hanya mampu memenangi satu dari enam pertandingan terakhirnya lawan tim 'big four'.

Jelang Liverpool vs Aston Villa, Lanjutkan Sensasi Liverpool!


Liverpool dalam kondisi terbaik menyusul dua kemenangan sensasional dan kontrak baru Rafael Benitez, di sisi lain Aston Villa justru dalam grafik menurun. Inilah peluang The Reds untuk terus menekan Manchester United .

The Reds
akan menjamu The Villans dalam laga lanjutan Premier League, Minggu (22/3/2009). Liverpool dalam kondisi luar biasa baik menyusul sukses besar membekap Manchester United 4-1 di Old Trafford serta lolos ke perempatfinal Liga Champions setelah menghantam Real Madrid 4-0 . Itu belum ditambah dengan bertahannya manajer Rafael Benitez di Anfield setelah meneken kontrak baru.

Dengan kondisi itulah The Kop berharap hasil posistif yang mereka raih di dua laga sebelumnya bakal terulang. Apalagi di atas kertas The Villans jelas kalah kelas dibanding Los Merengues dan The Red Devils, hal mana membuat punggawa The Anfield Gank tambah optimis meraih kemenangan.

"Masih sulit mengejar MU. Bila mereka menang akhir pekan ini, maka kami akan ketinggalan tujuh poin. Yang bisa kami lakukan adalah memenangi seluruh laga yang kami jalani," tukas Dirk Kuyt dikutip dari Liverpool Echo.

"Kami berharap, penampilan saat melawan Real Madrid (di Liga CHampions) dan MU bisa kembali kami ulangi kala menghadapi Villa," tambah striker asal Belanda itu.

Kondisi sebaliknya dialami Aston Villa. Sejak dikalahkan Chelsea 0-1 (21/2/2009), Villa tidak pernah menang di Premier League. Gareth Barry dkk. hanya mampu meraih hasil satu poin saat melawan Stoke City (1/3/2009) .

Dalam dua laga terakhir, Villa menelan kekalahan, masing-masing atas Manchester City (4/3/2009) dan Tottenham Hotspur (15/3/2009). Kekalahan terakhir membuat Villa terlempar dari posisi empat besar. Status The Villans sebagai penantang Arsenal untuk meraih tiket terakhir Liga Champions dan bahkan jadi pengusik The Big Four perlahan mulai dilupakan.

Tekad untuk mengakhiri hasil negatif diungkapkan oleh Barry. "Kami memiliki dua partai berat di depan, Liverpool dan Manchester United. Tapi jika kami bisa tampil sangat menawan lawan salah satunya, itu (niscaya) akan melayangkan kami ke posisi finis bagus," tukas Barry pada The Sun.
detiksport.com