Inter Milan boleh mendominasi Liga Italia dalam tiga musim terakhir, tapi Eropa belum bisa ditaklukkan. Untuk menguasai benua biru, investasi radikal konon akan dilakukan klub milik Massimo Moratti itu.
Situs Football Italia memberitakan, Inter sedang menyiapkan dana sangat besar untuk mewujudkan ambisinya menjadi juara Eropa, atau paling tidak untuk merapatkan jenjang persaingannya dengan tim-tim elit Eropa.
Di Liga Champions, dalam tiga musim terakhir Nerazzurri sudah terhempas di babak 16 besar, termasuk ketika disingkirkan Manchester United pertengahan minggu lalu.
Capaian terbaik mereka dalam tiga dekade terakhir adalah babak semifinal 2003. Dalam sejarahnya Inter baru dua kali menaklukkan Eropa, yakni di tahun 1964 dan 1965. Dua kali pula mereka menjadi runner up di tahun 1967 dan 1972.
Di level yang lebih rendah, Inter pernah tiga kali memenangi Piala UEFA. Tapi yang terakhir terjadi 10 tahun silam, tepatnya di musim 1997/1998.
Besarnya anggaran yang disiapkan Moratti konon mencapai 100 juta poundsterling, atau sekitar Rp 1,6 triliun. Dana itu tentu saja sebagian besar akan dipakai untuk berbelanja pemain. Pemain berkelas, tentu saja.
Isu yang beredar adalah Inter kesemsem pada bek MU Nemanja Vidic dan gelandang Arsenal, Abou Diaby. Nama-nama lain yang masuk daftar incaran La Beneamata di antaranya Mahamadou Diarra (Real Madrid), Michael Essien (Chelsea), Hassan Yebda (Benfica), Diego (Werder Bremen), dan Didier Drogba (Chelsea).
Juga, pemain-pemain "sedang" akan dijual untuk menyeimbangkan pengeluaran. Mereka yang terancam dilepas adalah Hernan Crespo, Julio Cruz, Victor Obinna, Luis Jimenez, Maxwell, Nelson Rivas, Amantino Mancini, Nicolas Burdisso, dan Luis Figo.
Belum didapatkan konfirmasi Inter soal ini, apalagi rencana investasi besar itu dihadirkan di saat dunia sedang mengalami krisis finansial global. Tapi satu hal: Moratti seorang kaya yang maniak -- dan terkenal royal.
detiksport.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment